Jawaban singkat
Untuk mengirim kode OTP lewat WhatsApp, bisnis harus menggunakan template autentikasi yang sudah disetujui. Meta menetapkan teksnya secara baku, yaitu "<code> adalah kode verifikasi Anda", dengan pernyataan keamanan dan peringatan masa berlaku yang bersifat opsional, ditambah tombol isi otomatis one-tap, tombol salin kode, atau zero-tap. Pesan autentikasi hanya dikirim ke perangkat WhatsApp utama pengguna.
Pilih gaya pengiriman
| Gaya | Cara kerja | Perlu perubahan aplikasi |
|---|---|---|
| Salin kode | Pengguna mengetuk tombol untuk menyalin kode, lalu menempelkannya | Tidak |
| Isi otomatis one-tap | Tombol membuka aplikasi Android Anda dan meneruskan kode | Ya, Android |
| Zero-tap | Aplikasi Android Anda menerima kode tanpa ketukan | Ya, Android |
| Saran keyboard | Di iOS 26 ke atas, iOS menawarkan kode dari notifikasi | Tidak |
Langkah mengirim OTP WhatsApp
- Buat template autentikasi dengan pernyataan keamanan, menit masa berlaku, dan jenis tombol yang Anda perlukan.
- Tunggu Meta menyetujui template tersebut.
- Buat kode di backend Anda, lalu simpan hash-nya beserta masa berlaku.
- Kirim template dengan kode sebagai variabel body dan, untuk salin kode, juga sebagai variabel tombol.
- Pantau pengiriman lewat webhook dan gunakan SMS sebagai fallback (kanal cadangan) jika pesan tidak terkirim.
Harga dan batasan
Sejak 1 Juli 2025, Meta menagih per pesan terkirim berdasarkan kategori dan negara penerima, dan autentikasi merupakan kategori tersendiri. Sebagian negara memiliki tarif autentikasi internasional. Cek halaman harga Meta untuk tarif terbaru.
Pengguna yang tidak memiliki WhatsApp tidak dapat menerima kode, jadi sediakan SMS atau voice sebagai fallback. OmniChannels.ai, melalui BroadNet sebagai Meta Business Solution Provider resmi, mendukung template autentikasi one-tap, zero-tap, dan salin kode.
